Bahan Workshop Penyesuaian Angka Dasar TA 2019 dalam rangka Penyusunan Pagu Indikatif TA 2019 dapat di-unduh di sini




SEMESTER I 2018, PNBP TUMBUH 21,02 %




Jakarta - Dengan pijakan pelaksanaan APBNP tahun 2017 yang kredibel dan akuntabel, realisasi APBN tahun 2018 pada semester I menunjukkan kinerja yang semakin baik. Realisasi pendapatan negara mencapai 44,0 persen dari targetnya dalam APBN tahun 2018, yang menunjukkan pencapaian yang lebih baik dari realisasi pendapatan negara tahun 2017 sebesar 41,4 persen dari targetnya. (Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Semester Pertama).

Terkait dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), realisasi semester I tahun 2018 mencapai Rp176,83 triliun (64,20% dari APBN), di atas realisasi periode yang sama tahun 2017 yaitu Rp146,12 triliun (56,15%) dari APBNP atau mengalami pertumbuhan 21,02 persen. Peningkatan harga komoditas masih menjadi faktor utama meningkatnya PNBP.

Realisasi penerimaan SDA Migas mencapai Rp58,75 triliun atau 73,12 persen dari targetnya dalam APBN tahun 2018. Realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 47,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Kenaikan penerimaan SDA Migas tersebut, antara lain disebabkan karena lebih tingginya realisasi ICP periode bulan Desember 2017 s.d. Juni 2018, yaitu sebesar USD 65,76/barel atau periode bulan Januari s.d. Juni 2018, yaitu sebesar USD 66,55/barel, dibandingkan realisasi ICP bulan Desember 2016 s.d. Juni 2017, yaitu sebesar USD 49,21/barel atau periode bulan Januari s.d. Juni 2017, yaitu sebesar USD 48,90/barel.

Realisasi penerimaan SDA Non Migas mencapai Rp16,35 triliun atau 70,12 persen dari target APBN tahun 2018. Realisasi tersebut lebih tinggi 29,09 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp12,67 triliun. Peningkatan ini diantaranya disebabkan oleh kenaikan rata-rata harga batubara acuan (HBA) pada periode Januari s.d. Juni 2018 yang mencapai USD 96,50 per ton, lebih tinggi dibandingkan HBA periode Januari s.d. Juni 2017 sebesar USD 82,21 per ton.

Realisasi pendapatan dari kekayaan negara dipisahkan mencapai Rp35,52 triliun atau 79,48 persen dari target APBN tahun 2018. Realisasi tersebut lebih tinggi 12,95 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp31,45 triliun. Peningkatan ini diantaranya disebabkan perbaikan kinerja BUMN.

Realisasi penerimaan PNBP Lainnya mencapai Rp45,48 triliun atau 54,30 persen dari target APBN tahun 2018. Realisasi tersebut meningkat sebesar 8,53 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp41,90 triliun. Peningkatan realisasi penerimaan PNBP Lainnya ini antara lain disebabkan kenaikan realisasi Penjualan Hasil Tambang yang mencapai Rp8,99 triliun, lebih tinggi dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp6,98 triliun, sejalan dengan peningkatan HBA.

Untuk pendapatan BLU, hingga 30 Juni 2018 terealisasi sebesar Rp20,72 triliun, atau mencapai 47,85 persen dari target APBN tahun 2018, meningkat 1,66 persen dari realisasi periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp20,38 triliun.

Trend kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak ini diharapkan dapat terus berlanjut, untuk mencapai target PNBP yang ditetapkan dalam APBN 2018. (AUS)



23/07/2018 10:30:41




Liputan


Sampaikan Untuk Perbaikan



Teknis Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Anggaran



LKPP Tahun 2017 Kembali Raih Opini WTP



Era Baru Pengelolaan PNBP



Rapat Paripurna DPR Setujui RUU PNBP



Laporan Pemerintah Tentang Pelaksanaan APBN Semester I T.A. 2018



Laporan Pemerintah Tentang Pelaksanaan APBN Semester I T.A. 2018



Menata Asa di Olimpiade APBN



#InovasiDJATiadaHenti



BGTC 2018 : APBN Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing



Edukasi APBN 2018



FGD Sinergi Perencanaan dan Penganggaran



DJA Serahkan Bingkisan Idul Fitri 1439H



Peningkatan Pengawasan PNBP



Perubahan PMK Nomor 49/PMK.02/2017 tentang SBM TA 2018






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011