Bahan Paparan PMK Revisi 2019 dapat di-unduh di sini




Menanamkan Rasa Ikut Memiliki APBN kepada Generasi Penerus





Jakarta - Untuk kesekian kali, DJA kembali melakukan sosialisasi APBN di sejumlah daerah di tahun 2019 dengan tema Menyapa tanpa Batas, dengan target wilayah tujuan kota dengan kategori 3T (terdepan,terluar, dan terpencil). Kali ini giliran SMAN 1 Situbondo yang menjadi ajang sosialisasi APBN pada hari Kamis, 7 Februari 2019. Perjalanan darat dari Bandara Juanda memakan waktu 6 jam jalan darat, untuk menuju kota Situbondo. Para peserta dari sekolah yang terletak di jantung ibukota kabupaten yang memiliki ikon monumen 1000 KM Anyer Panarukan tersebut, sangat antusias mengikuti acara tersebut. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan dibagi dua sesi yakni sesi pertama untuk 45 peserta dari siswa perwakilan atau OSIS, sedangkan sesi kedua diperuntukkan bagi 60 guru.



Diiringi dengan lantunan sholawat nariyah, kegiatan DJA Menyapa dimulai pukul 07.30 sd 10.30 dan berlanjut kembali 11.30 sd 13.00. Setiap acara tidak semata pemberian ceramah, tetapi lebih interaktif dengan simulasi APBN yang telah tersedia di situs resmi Kementerian Keuangan dan games menarik sebagai penyegar suasana. Dengan dipandu petugas DJA Menyapa saat itu, Lisno Setiawan dan Dahlia, berbagai pertanyaan kritis dilontarkan dari peserta kegiatan. Salah satu siswa, Dani, siswa kelas XI, memberikan pandangan tentang devaluasi rupiah dan upaya konkrit pemerintah terkait fungsi stabilisasi APBN. Sedangkan Hermawan, salah guru PPKN, memberikan pertanyaan tentang dampak politik dalam negeri terhadap perekonomian Indonesia. Setelah diskusi, dilanjutkan penulisan harapan harapan bagi kinerja Kementerian Keuangan.



"Keluarga besar SMAN 1 Situbondo sangat senang sekali terhadap kegiatan ini. Ini menjadi bekal bagi guru dan siswa untuk lebih memperdalam hal tentang APBN yang sangat langka di dapat dalam buku textbook. Tak kalah penting, menanamkan rasa melu handarbeni (rasa memiliki) atas bangsa dan negara" tutur Drs. Nur Hidayat Yuliadi, Kepala SMAN 1 Situbondo. Berdasarkan hasil diskusi singkat, SMAN 1 Situbondo menjadi pelopor terhadap penggunaan aplikasi teknologi yang digunakan dalam penyelenggaraan ujian semester siswa. Hal tersebut akan diikuti pula oleh sekolah-sekolah lainnya di sekitar SMAN 1 Situbondo. Dengan semakin meleknya sekolah-sekolah di daerah Situbondo terhadap infrastruktur teknologi, maka masa depan pendidikan di kawasan yang masih dikategorikan 3 T (terdepan, terluar, dan tertinggal) tersebut tampak semakin cerah.(kas)



13/02/2019 10:55:00




Liputan


OLIMPIADE APBN 2019, GENERASI MUDA PEDULI #UangKita



Seri #11: Membangun Infrastruktur dengan Inovasi Pengolahan Limbah Plastik



TINJAUAN VALUE FOR MONEY PADA K/L BIDANG PENDIDIKAN



SERI #10: BELANJA INDUSTRI 4.0
IMPLEMENTASI MAKING INDONESIA 4.0



KAVELING ANGGARAN AMANAT UNDANG-UNDANG



SERI #9: BELANJA PENDIDIKAN
NEGARA HADIR MENCERDASKAN ANAK NEGERI



TRAINING OF TRAINER PENGELOLAAN PNBP SDA NON MIGAS



BLC STANDAR BIAYA UNTUK MENDUKUNG EFIKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGANGGARAN



SERI #8: BELANJA PERUBAHAN IKLIM
PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA)



PEMNA B-CoP SEOUL MEETING



SERI #7: BELANJA KETAHANAN PANGAN
PASAR IKAN MODERN



OPTIMALISASI PENGANGGARAN SATKER DAERAH



FORUM APRESIASI OPEN DATA DAY GLOBAL WINNER 2019



SERI #5: PEMBANGUNAN KUALITAS SDM MELALUI VOKASI



SERI #4: PROGRAM KELUARGA HARAPAN UNTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
Gedung Sutikno Slamet Jalan DR. Wahidin Nomor 1 Jakarta 10710 Kotak Pos 2435 telepon 021-3868085 email: pusatlayanan.dja@kemenkeu.go.id
Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru




Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011